.:SELAMAT DATANG.:

Click Me~
"Selamat Datang ke Blog Tumpang Lalu "

Isnin, 18 Julai 2011

Persamaan Antara Manusia Dan Jin


Gambar hiasan, inilah wajah penulis buku Siri Bercakap Dengan Jin, Tamar Jalis yang telah mendedahkan identitinya.
Diantara persamaan antara jin dan manusia itu diantaranya adalah:
1. Yang menciptakan manusia dan jin adalah Allah SWT
2. Mereka semua diciptakan untuk beribadat kepada Allah SWT sahaja. Allah SWT, berfirman :
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Surah Adz Dzariyat : 56).
3. Maka tidak ada perbezaan secara umum antara beban yang diberikan pada jin dan manusia dalam perkara beribadat kepada Allah SWT.
Kita setara dalam perkara apa yang telah menjadi ketetapan takdir dari Allah SWT kepada mereka. Dalam masalah kematian dan sebab-sebabnya. Mereka juga sama dalam perkara tidak mengetahui bila ajalnya dan tidak mengecualikan seorang pun dalam perkara kematian kecuali Iblis. Sungguh Allah SWT telah memberikan tempoh sampai pada batas waktu yang ditentukan.

4. Masing-masing dari kalangan jin dan manusia juga akan dibangkitkan untuk dihisab. Jin juga akan dikumpulkan pada hari kiamat di padang mahsyar dalam keadaan nampak.
Allah SWT, berfirman:
“Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.”
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
“Hai sekalian jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.” (Surah Ar Rahman :31-33).
Setiap jin dan manusia yang mukmin akan masuk surga dan yang kafir masuk neraka sebagaimana yang telah dijelaskan dari banyak dalil yang sahih.
5. Jin dan manusia tidak mengetahui perkara ghaib. Allah SWT, berfirman :
“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali anai-anai yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahawa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.” (Surah Saba : 14).
6. Asal penciptaan keduanya adalah dari air. Allah SWT, berfirman:
“Dan Allah telah menciptakan semua jenis haiwan dari air, maka sebagian dari haiwan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Surah An Nur : 45).
7. Jin memiliki status yang berbeza-beza seperti manusia. Di antara mereka ada yang menjadi raja; ada yang kaya dan adapula yang miskin; ada yang kuat dan ada pula yang lemah; ada yang pintar dan ada pula yang bodoh; ada yang mulia dan ada pula yang hina; ada yang cantik dan ada pula yang buruk; ada yang menjadi penmimpin dan ada pula yang menjadi rakyat; ada yang menjadi ulama ada pula yang bodoh; ada yang menjadi sasterawan atau ahli syair, da’i dan penuntut ilmu. Mereka juga berkelompok-kelompok, ada yang menjadi ahli bidaah dan ada pula yang sunni; ada yang yahudi dan ada pula yang nashara atau majusi; ada yang Arab dan ada pula yang bukan Arab.
Allah? SWT, berfirman:
“Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada yang tidak demikian perkaranya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeza-beza.” (Surah Al Jin : 11).
Yang dimaksud dengan “Ath Tharaa’iq” adalah berkelompok. Yang dimaksud dengan “Qidadaa” yaitu berbeza-beza.
8. Jin mampu untuk mengganggu manusia dengan berbagai macam gangguan dimulai dengan memberikan waswas, menjauhkan dari jalan Allah SWT, menganggap baik perbuatan jelek dan boleh menguasai badan manusia.
Bahkan sebahagian dari mereka mampu menguasai manusia dengan memukul, membunuh, menahan, menculik dan merasuki serta yang lainnya. Manusia juga mampu menyakiti jin baik secara umum maupun khusus. Adapun menyakiti mereka secara umum dengan cara berlindung diri kepada Allah SWT, dengan menjaga zikir-zikir yang disyariatkan serta istiqamah di atas manhaj Nabi Muhammad SAW. Adapun menyakiti mereka secara khusus seperti apa yang dialami oleh sebahagian mereka berupa pemukulan atau membunuh sebahagian jin baik dengan cara yang hak maupun batil.
Jin dan manusia diberikan oleh Allah SWT. Kehendak untuk memilih, kekuatan dan kemampuan untuk menerima kebenaran atau menolaknya. Itu semua berada di bawah kehendak Allah SWT dan ketetapan-Nya dan setiap gerakan-gerakan mereka itu terjadi dengan izin-Nya.
9.Jin dan manusia ada yang di antara mereka ada yang terjatuh dalam perbuatan maksiat dan yang kafir di antara mereka tetap diharapkan untuk bertaubat kepada Allah SWT,.
Kaum mukminin dari kalangan jin dan manusia mendapatkan karamah[1] dari Allah SWT. Allah SWT, memuliakan di antara mereka bagi siapa yang dikehendaki-Nya baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan.
Ini merupakan perkara-perkara terpenting didalam Aqidah (keyakinan) tentang persamaan antara jin dan manusia. Namun jika dijelaskan secara lebih rinci beserta cabang-cabangnya, maka jumlahnya akan lebih banyak lagi.
Dan hanya kepada Allahlah kita meminta pertolongan.
[1] Karamah adalah suatu kejadian yang luar biasa yang diberikan kepada siapa yang dikehendaki Allah SWT, dari kalangan hambaNya dengan tujuan untuk menampakkan kebenaran agamanya. Sebagian para ulama menyebut istilah mukjizat bagi para nabi sedangkan karamah untuk para wali Allah yang bertaqwa kepada-Nya.
Masih takut dengan Jin??
Tak perlu bro, seseorang hendaklah hanya takut kepada Allah SWT.

Posted @ www.isuhangat.net

0 komen:

About

Lorem Ipsum

Our Blogger Templates

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP